Life

ASKEP ABORTUS IMMINENS PDF

Askep abortus imminens pdf new uploaded – Station Inn. Askep abortus imminens pdf new uploaded Elastomeric jory mistreating his . PENDAHULUAN. Abortus imminens merupakan komplikasi kehamilan tersering dan menyebabkan beban emosional serius, terjadi satu dari lima kasus1 dan. Abortus imminens (keguguran mengancam) adalah Abortus ini baru mengancam dan. Tujuan: setelah diberikan askep, gawat janin tidak.

Author: Murg Shakagami
Country: Philippines
Language: English (Spanish)
Genre: Music
Published (Last): 15 October 2005
Pages: 74
PDF File Size: 1.15 Mb
ePub File Size: 14.31 Mb
ISBN: 946-8-49145-802-7
Downloads: 31418
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Gaktilar

Sabtu, 13 Oktober Askep Abortus. Pengertian secara medis abortus adalah berakhirnya kehamilan sebelum abirtus dapat hidup di dunia luar, tanpa mempersoalkan penyebabnya. Jenis Abortus Dalam dunia medis dikenal beberapa jenis abortus yaitu: Penyebab Abortus Ada beberapa faktor penyebab abortus yaitu: Bligted Ovum, abnormal pembentukan plasenta, kelainan kromosom monosomi, trisomi 2. Faktor maternal Faktor Ibu: Pengguguran hanya dilakukan sebagai suatu tindakan terapeutik.

Suatu keputusan untuk menghentikan kehamilan, sedapat mungkin disetujui secara tertulis oleh dua orang dokter yang dipilih berkat kompetensi profesional mereka. Prosedur itu hendaklah dilakukan seorang dokter yang kompeten di instalasi yang diakui oleh suatu otoritas yang sah. Jika dokter itu merasa bahwa hati nuraninya tidak memberanikan ia melakukan pengguguran tersebut, maka ia hendak mengundurkan diri dan menyerahkan pelaksanaan tindakan medik itu kepada sejawatnya yang lain yang kompeten.

Selain memahami dan menghayati sumpah profesi dan kode etik, para tenaga kesehatan perlu pula meningkatkan pemahaman agama yang dianutnya. Melalui pemahaman agama yang benar, diharapkan para tenaga kesehatan dalam menjalankan profesinya selalu mendasarkan tindakannya kepada tuntunan agama.

Bagaimana Hukum di Indonesia mengatur mengenai masalah aborsi Pasal 1. Etiologi Faktor-faktor penyebab sangat banyak. Pada bulan pertama dari kehamilan abortus hampir selalu didahului oleh matinya fetus. Faktor-faktor yang menyebabkan kematian fetus adalah: Fakfor-faktor yang menyebabkan kelainan dalam pertumbuhan ialah sebagai berikut: Kelainan yang sering ditemukan pada abortus spontan ialah trisomi, poliploidi dan kemungkinan pula kelainan kromosom seks.

Bila lingkungan di endometrium di sekitar tempat implantasi kurang sempurna sehingga pemberian zat-zat makanan pada hasil konsepsi terganggu.

Radiasi, virus, obat-obat, dan sebagainya dapat mempengaruhi baik hasil konsepsi maupun lingkungan hidupnya dalam uterus. Pengaruh ini umumnya dinamakan pengaruh teratogen. Keadaan ini bisa terjadi sejak kehamilan muda misalnya karena hipertensi menahun.

Kematian fetus dapat disebabkan karena toksin dari si ibu atau invasi dari kuman dan virus pada fetus. Patologi Abortus biasanya disertai oleh perdarahan ke dalam desidua basalis dan Nekrosis di jaringan dekat tempat perdarahan. Ovum menjadi terlepas, dan hal ini memicu kontraksi uterusy ang menyebabkane kspulsi. A pabila kantung dibuka, biasanya dijumpai janin kecil yang mengalami maserasi dan dikelilingi oleh cairan, atau mungkin tidak tampak janin di dalam kantung dan disebut blighted ovum.

Mola kameosa atau darah adalah suatu ovum yang dikelilingi oleh kapsul bekuan darah. Kapsul memiliki ketebalan bervariasi, dengan vili korionik yang telah berdegenerasi tersebar di antaranya. Rongga kecil di dalam yang terisi cairan tampak Menggepeng dan terdistorsi akibat dinding bekuan darah lama yang tebal.

Pada abortus tahap lebih lanjut terdapat beberapa kemungkinan hasil.

Janin yang tertahan dapat mengalami maserasi. Tulang-tulang tengkorak kolaps dan abdomen kembung oleh cairan yang mengandung darah. Kulit melunak dan terkelupas in utero atau dengan sentuhan ringan, meninggalkan dermis. Organ-organ dalam mengalami degenerasi dan nekrosis. Cairan amnion mungkin terserap saat janin tertekan dan mengering untuk membentuk fetus kompresus.

  LM337 SMD PDF

Kti abortus imminens pdf _ For Free * – PDF Free Download

Kadang-kadang, janin akhimya menjadi sedemikian kering dan tertekan sehingga mirip dengan perkamen, yang disebut juga sebagai fetus papiraseus. Klasifikasi Abortus dapat dibagi dalam 2 golongan, yaitu: Aspek klinis abortus spontaneus meliputi: Imminenw abortus imminens ditentukan apabila terjadi perdarahan pervaginam pada paruh pertama kehamilan.

Yang pertama kali muncul biasanya adalah perdarahan, dari beberapa jam sampai beberapa hari kemudian terjadi nyeri kram perut. Nyeri abortus mungkin terasa di anterior dan jelas bersifat ritmis, nyeri dapat berupa nyeri punggung bawah yang menetap disertai perasaan tertekan di panggul, atau rasa tidak nyaman atau nyeri tumpul di garis tengah suprapubis.

Kadang-kadang terjadi perdarahan ringan selama beberapa minggu. Dalam hal ini perlu diputuskan apakah kehamilan dapat dilanjutkan. Sonografi vagina,pemeriksaan kuantitatif serial kadar gonadotropin korionik hCG serum, dan kadar progesteron serum, yang diperiksa tersendiri atau dalam berbagai kombinasi, untuk memastikan apakah terdapat janin hidup intrauterus.

Dapat juga digunakan tekhnik pencitraan colour and pulsed Doppler flow per vaginam dalam mengidentifikasi gestasi intrauterus hidup. Setelah konseptus meninggal, uterus harus dikosongkan.

Semua jaringan yang keluar harus diperiksa untuk menentukan apakah abortusnya telah lengkap. Kecuali apabila janin dan plasenta dapat didentifikasi secara pasti, mungkin askkep kuretase. Ulhasonografi abdomen atau probe vagina Dapat membantu dalam proses pengambilan keputusan ini.

Apabila di dalam rongga uterus terdapat jaringan dalam jumlah signifikan, maka dianjurkan dilakukan kuretase. Penanganan abortus imminens meliputi: Tidur berbaring merupakan unsur penting dalam pengobatan, karena cara ini menyebabkan bertambahnya aliran darah ke uterus dan berkurangnya rangsang mekanik.

Kti abortus imminens pdf _ For Free * 38158677

Walaupun bukti efektivitasnya tidak diketahui secara pasti. Dalam hal ini rasa mules menjadi lebih sering dan kual perdarahan bertambah. Pengeluaran hasil konsepsi dapat dilaksanakan dengan kuret vakum atau dengan cunam ovum, disusul dengan kerokan. PenangananA bortus Insipiens meliputi: Jika evaluasi tidak dapat, segera lakukan: Apabila plasenta seluruhnya atau sebagian tertahan di uterus, cepat atau lambat akan terjadi perdarahan yang merupakan tanda utama abortus inkompletus.

Kumpulan : Askep Abortus

Pada abortus yang lebih kmminens, perdarahan kadang-kadang sedemikian masif sehingga menyebabkan hipovolemia berat. Jika perdarahan berhenti, beri ergometrin 0,2 mg intramuskulera taum iso prostol4 00 mcg per oral. Evakuasi dengan kuret tajam sebaiknya hanya dilakukan jika aspirasi vakum manual tidak tersedia. Pada penderita ditemukan perdarahan sedikit, ostium uteri telah menutup, ablrtus uterus sudah banyak mengecil. Diagnosis dapat dipermudah apabila hasil konsepsi dapat diperiksa dan dapat dinyatakan bahwa semuanya sudah keluar dengan lengkap.

Penderita dengan abortus kompletus tidak memerlukan pengobatan khusus, hanya apabila penderita anemia perlu diberikan tablet sulfas ferrosus mg perhari atau jika anemia berat maka perlu diberikan transfusi darah. Padap emeriksaand itemukan serviks membesar dan di atas ostium uteri eksternum teraba jaringan. Terapi terdiri atas dilatasi serviks dengan busi Hegar dan kerokan untuk mengeluarkan imminens konsepsi dari kanalis servikalis. Etiologi missed abortion tidak diketahui, tetapi diduga pengaruh abrotus progesterone.

Pemakaian Hormone progesterone akep abortus imminens mungkin juga dapat menyebabkan missed abortion. Diagnosis Missed abortion biasanya didahului oleh tanda-tanda iimminens imminens yang kemudian menghilang secara spontan atau setelah pengobatan.

  FOUNDATION OF INTERNATIONAL MACROECONOMICS OBSTFELD ROGOFF PDF

Gejala subyektif kehamilan menghilang, mamma agak mengendor lagi, uterus tidak membesar lagi malah mengecil, tes kehamilan menjadi negatif. Dengan ultrasonografi dapat ditentukan segera apakah janin sudah mati dan besamya sesuai dengan usia kehamilan. Perlu diketahui pula bahwa missed asksp kadang-kadang disertai oleh gangguan pembekuan darah karena hipofibrinogenemia, sehingga pemeriksaan ke arah ini perlu dilakukan. Penanganan Setelah diagnosis missed abortion dibuat, timbul pertanyaan apakah hasil konsepsi perlu segera dikeluarkan.

Tindakan pengeluaran itu tergantung dari berbagai faktor, seperti apakah kadar fibrinogen dalam darah sudatr mulai turun. Hipofibrinogenemia dapat terjadi apabila janin yang mati lebih dari I bulan tidak dikeluarkan. Selain itu faktor mental penderita perlu diperhatikan karena tidak jarang wanita yang bersangkutan merasa gelisah, mengetahui ia mengandung janin yang telah mati, dan ingin supaya janin secepatnya dikeluarkan. Pada umumnya penderita tidak sukar menjadi hamil, tetapi kehamilannya berakhir sebelum 28 minggu.

Kelainan daxi ovum atau spermatozoa, dimana kalau terjadi pembuahan hasilnya adalah pembuahan yang patologis.

Kesalahan plasenta, tidak sanggupnya plasenta menghasilkan progesteron sesudah korpus luteum atrofis. Ini dapat dibuktikan dengan mengukur pregnandiol dalam urin. Kelainan anatomis dari rahim. Febrisu ndulands contagiousa bortion.

Abortus Inkomplit

Rhesus zskep Pemeriksaan 1. Histerosalpingografi untuk mengetahui ada tidaknya pada uterus submukus mioma dan kongenital anomaly 2. BMR dan kadar jodium darah diukur untuk mengetahui apakah ada atau tidak gangguan gld. Psiloanalis Diagnosis Diagnosis abortus habitualis tidak sukar ditentukan dengan anamnesis khususnya diagnosis abortus habitualis karena inkompetensia menunjukkan gambaran klinik yang khas, yaitu dalam kehamilan triwulan kedua terjadi pembukaan serviks tanpa disertai mules, ketuban menonjol dan pada suatu saat pecah.

Kemudian timbul mules yang selanjutnya diikuti oleh pengeluaran janin yang biasanya masih hidup dan normal. Terapi Pengobatan padaz kelainan dari endometrium pada abortus habitualis lebih besar hasilnya jika dilakukan sebelum ada konsepsi daripada sesudahnya.

Merokok dan minum alkohol dikurangi atau dihentikan. Pada serviks inkompeter terapinya adalah operatif: Pada abortus infeksious, infeksi terbatas pada desidua.

Sedangkan pada abortus septic virulensi bakteri tinggi, dan infeksi menyebar ke miometrium, tuba parametrium, dan peritoneum. Apabila infeksi menyebar lebih jauh, terjadilah peritonitis umum atau sepsis, dengan kemungkinan diikuti oleh syok. Diagnosis Diagnosis abortus infeksious ditentukan dengan adanya abortus yang disertai gejala dan tanda infeksi alat genital seperti Pils, takikardi, perdarahan pervagina yang berbau,uterus yang membesar, lembek serta nyeri tekan, dan leukositosis.

Apabila terdapat sepsis, penderita tampak sakit berat, kadang-kadang menggigil demam tinggi dan tekanan darah menurun. Untuk mengetahui kuman penyebab perlu diadakan pembiakan darah dan getah pada serviks uteri.

Terapi – Bila perdarahan banyak berikan transfusi darah dan cairan yang wskep. Berikan antibiotika yang cukup dan tepat buat pembiakan dan uji kepekaan obat: Berikan suntikan penisilin l juta satuan tiap 6 jam 2.